Menikmati Keindahan Danau Ranau dari Gunung Seminung

Gunung Seminung adalah salah satu objek wisata di Lampung yang menawarkan keindahan luar biasa. Terletak di sebelah barat laut Kota Liwa, ibukota Lampung Barat yang berjarak kurang lebih 25 kilometer.

Tepat berada di kaki Gunung Seminung, wisatawan bisa menemukan danau terbesar kedua yang ada di Pulau Sumatera, yakni Danau Ranau.

Gunung Seminung berada di ketinggian 1.881 meter di atas permukaan laut. Meskipun ketinggiannya tidak begitu tinggi, namun pemandangan alam yang bisa dilihat oleh wisatawan dari puncak begitu indah. Tidak hanya bunga edelweis yang bisa ditemukan di puncaknya, panorama danau yang membentang di atas Gunung juga terlihat sangat memikat.

Menikmati Keindahan Danau Ranau dari Gunung Seminung

Gunung Seminung terletak di perbatasan Kabupaten Lampung Barat Provinsi Lampung dan Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan Provinsi Sumatera Selatan.

Pada umumnya, untuk bisa sampai di puncak Seminung bisa ditempuh dalam waktu 2 jam pendakian. Dimulai dari lokasi pemandian air panas, yang dekat ke Gunung, wisatawan bisa berjalan ke arah kanan di sepanjang tepi danau, lalu mulai memasuki sebuah jalan yang terus menuju puncak. Tebingnya cukup curam, Anda akan melewati perkebunan kopi milik warga setempat.

Perlu diperhatikan, apabila di beberapa lokasi Anda bakal melewati jalur tanah yang sudah dibuat petani kopi dan jalan tersebut bisa Anda lalui dengan cukup mudah. Apabila beruntung, selama hikking Anda bisa mendengar nyayian binatang seperti kicauan burung dan owa yang biasa terdengar pada pagi hari.

Usai mendaki sekitar 90 menit lamanya, Anda akan sampai di sebuah lokasi yang terdapat bangunan musholah dan ini merupakan sumber air terakhir. Terus berjalan selama 10 menit dari lokasi mushollah, Anda akan tiba di hutan yang berada pada ketinggian 800 mdpl.

Melewati pintu masuk hutan, vegetasi dimulai dengan hutan tropis yang terus berlanjut hingga ke puncak. Setibanya di puncak Gunung Seminung, Anda bisa menemukan sebuah gubuk kecil yang beratapkan seng.

Lokasinya tidak cukup luas dan terdapat banyak pohon kering yang menghitam akibat kebakaran selama bertahun-tahun lalu. Rumput tinggi dengan segulung bunga edelweiss, menawarkan sebuah panorama yang luar biasa.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel